Sudah Berbuat Apa (?)

Ketahuilah, entah kenapa tiba-tiba saja aku merasakan sesak yang begitu hebat melihat kegilaan para pemuda diluar sana ketika bicara tentang Indonesia. Ketika yang lain begitu pesimis dan selalu saja mengutuk Indonesia, mereka senantiasa meneriakkan sebuah perubahan dan keoptimisan.
Aku sesak mendengar semua itu, dada ini serasa menghimpit alur pernapasan ketika membaca semua fakta-fakta. Nafas ini tertahan seketika dengan semua. Entah kegilaan apa yang membuat mereka sedemikian heroik, ketika yang lain sudah benar-benar pasif.
Iya, aku tertampar! aku hanya sedang tertampar dengan kenyataan bahwa ternyata masih ada yang peduli dengan Indonesia! dengan negara yang ditinggali oleh orang yang bahkan hampir tidak tau lagi apa itu arti sejahtera, yang mereka tau hanyalah, bekerja untuk makan, dan makan untuk hidup.
Layar kaca kini pun sedemikian sempurna menggambarkan kebobrokannya, drama kehidupan, politik, sosial, semua ditampilkan dengan cuma-cuma dan menjadi semakin sangat menjijikan untuk disaksikan. Jika aku punya pilihan, mungkin aku akan lebih memilih untuk menjual benda kotak tak bernyawa namun bersuara itu. Namun, keinginan itu kini kuurungkan.

Aku masih ingin melihat apa yang akan mereka katakan tentang Indonesia. Aku masih ingin tau seberarti apa bangsa ini untuk mereka. Aku hanya ingin tau, bagaimana gambaran yang ingin mereka tunjukkan pada dunia tentang negerinya. Aku masih ingin tau dan menyaksikan semua itu.. 

Belakangan aku pun dikejutkan dan dibuat tercengang, 

Ternyata masih banyak mereka yang mau peduli.

Para pemuda itu kini mulai bereaksi...
Hingga menimbulkan sebuah gemuruh dalam diri...
Aku benar-benar merasa sesak dan benar-benar merasa tertampar.
Hingga relung hati memberontak dan mendebat...

Adakah kau saksikan semua itu?

Adakah kau termasuk sebagai pemuda di negerimu?
Apa yang sudah kau perbuat untuk negeri ini?
Apakah kau juga turut ambil bagian dalam mencela dan menuntut negeri mu yang sudah semakin terkapar?
Adakah kau berbuat sesuatu tanpa harus terus menuntut dan meminta sesuatu?
Sudah berbuat apa kau untuk negerimu? sehingga kau merasa berhak untuk menuntut dan meminta sesuatu
Akankah kau hanya akan terus merengek dan mengemis pada negeri ini?
Merengek dan mengemis untuk diwarisi, kekayaan negeri yang melimpah tanpa pamrih.
Adakah aku, kamu, kita telah berpikir untuk berbuat sesuatu?

Pernahkah kau bertanya pada diri ? apa yang telah aku beri untuk negeri??

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REBORN..

Jangan Pernah Lakukan, dan Kau Pasti akan Menang!

TLATAR, WISATA AIR TERSEMBUNYI BOYOLALI