Rindu...

Sepertinya aku sedang merasakan rindu kembali ke jalanan, berteriak-teriak, berpanas-panasan, bawa spanduk penuh tulisan dan gambar, diiringi lagu perjuangan, dengan segala kehegemonian. Tuntutan demi tuntutan yang di suarakan, teatrikal-teatrikal yang ditampilkan sebagai bentuk sebuah sindiran! ahh, lama rasanya tidak merasakan semua itu. Jadi teringat masa SMA dulu, sewaktu pertama kali mencicipi, hingga akhirnya menjadi candu, melihat jaket kuning yang berharap kelak juga bisa menggunakan dijalanan, namun apa daya jaket biru telor asin pun tak apa,aku pun bangga, hehe.. (curcol). Bukan sebuah formalitas atau pun keadaan yang ingin dijadikan kebiasaan, tapi itu seperti sudah menjadi ruh dan bagian dalam setiap kegiatan. Rasanya juga sudah lama tidak merasakan panggung permainan, mengorganisir, bergulat dengan permasalahan-permasalahan organisasi. Bicara soal dana, peserta, pembicara. Melakukan perdebatan, ruang-ruang diskusi yang entah apa yang dibicarakan, hehe..

ah, Lamaaaa...... sekali sudah tidak merusuh dengan semua itu. Rindu juga ternyata. Namun, masa telah berganti, dan keadaan pun sudah berbeda. Mungkin bukan lagi masa ku untuk berjibaku dengan semua hal teknis itu. Sudah saatnya berperan dibelakang layar, melihat semangat adik-adik yang baru saja terbakar. Semangat mereka itu benar-benar mengingatkan ku kala dulu. Ketika baru pertama kali aku mengenal semuanya. Semoga semangat itu bisa terus dan tetap terjaga. Karena seorang rasul sekelas Muhammad salallahu'alaihi wa salam saja, khawatir terhadap umatnya akan sebuah keistiqomahan. Itu berarti, keistiqomahan merupakan sesuatu yang tidak mudah bukan?! Hemm... ketika semangat itu bersifat fluktuatif layaknya sebuah keimanan, sudah barang tentu kita harus memiliki penawarnya agar semangat itu tetap stabil, setidaknya jika sedang menurun, ia tidak benar-benar berhenti dan menghilang.

Aku selalu percaya, bahwa semangat itu menular. Setidaknya ketika kau sedang tidak mampu untuk menularkan semangat kepada orang-orang disekitarmu, carilah hal-hal yang mampu menularkan semangat kepadamu. Dalam sebuah semangat tersimpan sebuah energi besar yang mampu menggerakkan sesuatu hal yang tidak mungkin. Ketika kita melihat sebuah hal yang mustahil, hanya orang-orang yang semangatlah yang mampu membuat semuanya tampak menjadi mungkin.

ah, mungkin ini hanya karena aku sedang rindu! rindu semangat yang pernah aku dapatkan dulu. Rindu keadaan dimana kita angkuh dengan pendapat, menjadikan hal yang tidak mungkin itu menjadi mungkin, dan menjadikan tantangan itu sebagai bagian dalam kehidupan. Mungkin ini yang namanya lelah yang telah lelah mengikuti, hingga akhirnya gerak itu sendiri yang menghentikan kelelahan, dan kelelahanlah yang akhirnya memaksa untuk bergerak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REBORN..

Jangan Pernah Lakukan, dan Kau Pasti akan Menang!

ANDINI (episode 1)