TLATAR, WISATA AIR TERSEMBUNYI BOYOLALI

Taman Air adalah kawasan wisata alam di daerah Tlatar, Boyolali dirancang pada awal tahun  1997. Gagasan perancangan tersebut adalah untuk memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah khususnya mata air umbul Tlatar. Terletak di Dukuh Tlatar Desa Kebonbimo Kec Boyolali, dengan jarak tempuh dari kota kira-kira 4 km kearah utara. Sebuah taman air yang tidak semua orang mengetahuinya karena letaknya yang memang berada di sebuah desa yang cukup jauh dari kota, dan tidak dilalui oleh kendaraan umum. Namun, tempat ini memiliki keeksotikannya tersendiri sebagai tempat wisata, suasana pedesaan yang khas menawarkan kehangatan tempat wisata bersama keluarga dari kepenatan aktivitas kita sehari – hari.
Ekowisata Taman Air Tlatar merupakan laboratorium alam dalam upaya pengendalian sumber daya air yang dikemas dalam suatu kawasan rekreasi bagi semua lapisan masyarakat. Sehingga kawasan tersebut sangat tepat untuk berlibur. Sekaligus lokasi belajar peduli lingkungan dan bagi setiap pengunjung akan mendapatkan kepuasan yang belum pernah didapatkan ditempat wisata lingkungan lain.
Macam-macam kegiatan di tempat ini. Budidaya ikan, restoran, kolam renang dan sekolah renang. Kemudian, pakecehan (tempat bermain air), bumi perkemahan, jelajah alam, wisata lingkungan dan masih banyak lagi. Konsep kegiatan tersebut untuk membuat damai antar manusia dan seisi alam adalah puncak martabat dan harapan. Program wisata lingkungan ini diharapkan menjadi salah satu perintis sebagai wahana menumbuhkan perilaku saling mengasihi dan menghargai dalam kehidupan yang damai baik terhadap sesama manusia serta alam seisinya tanpa membedakan sifat, warna, bentuk, asal, serta keyakinan.
Tempat yang sangat cocok untuk berlibur bersama keluarga ini, menawarkan banyak fasilitas alam untuk anak – anak. Keasyikan anak yang menyatu dengan air di pakecehan, kolam renang, kolam ikan yang ada sangat menarik, memungkinkan semua indera anak merekam semua pengalaman, terhadap sifat dan kehidupan di air. Kegiatan ini meliputi program utama yang meliputi materi pengenalan arti penting air bagi kehidupan, pengenalan satwa dan tanaman air. Lalu, pengenalan sumber mata air dan memberi makan ikan koi.
Kegiatan lain berupa jelajah alam. Pengunjung dapat menikmati alam sekitar berupa aliran sungai dengan sebelas air terjun utama. Masing-masing air terjun mempunyai nama sesuai mitos yang telah diberikan oleh masyarakat, seperti air terjun Bima, Kresna, Arjuna Srikandi dan lainnya. Pesona alam tersebut sangat menakjubkan bagi para pengujung yang ingin jalan-jalan sepanjang aliran air di kawasan Ekowisata Taman Air dengan keaslian suasana alam pedesaan.

Wisatawan juga dapat langsung memanen hasil petani masyarakat desa berupa kubis, mentimun dan melon. Fasilitas lainnya adalah outbond, flying fox, ATV, trail, bola air, sepeda air dan pemancingan. Terakhir adalah fish spa. “Harga sangat terjangkau. Outbond mulai Rp 50 ribu-Rp 75 ribu. Kulinernya pun lengkap. Menunya ikan bakar, goreng atau bumbu rujak, mulai Rp 20 ribu-Rp 35 ribu per orang. Murah bukan ? Penasaran, silakan mencoba. Ajak keluarga dan teman – teman anda untuk menikmati kemewahan Ekowisata Taman Air dengan keaslian suasana alam pedesaan.




*Tugas Jurnalistik Features Travellog

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

REBORN..

Jangan Pernah Lakukan, dan Kau Pasti akan Menang!

ANDINI (episode 2)