FATHIMAH AZ-ZAHRA (Ibu Bagi Ayahnya)

Betapa mulianya Fathimah
karena dalam dirinya kemuliaan terbit dari tiga arah
Putri siapakah dia; istri siapakah dia; dan ibu siapakah dia?
Tidak ada yang lebih mendekati kemuliaan ayahnya selain dirinya
Dia adalah putri kesayangan sang makhluk pilihan
dan sang penebar hidayah bagi mereka yang menghendakinya
Ayahnya adalah rahmat bagi seluruh alam
dan idola hidup di dunia

Ayahnya telah membangkitkan jiwa-jiwa yang tertidur lelap 
dengan kekuatan spiritualnya
Seolah dia menghidupkan kembali 
jiwa-jiwa yang tertidur setelah matinya
dengan memulai sejarah kehidupan baru
laiknya pengantin yang memulai kehidupan barunya

Suami Fathimah
adalah orang yang disinggung dalam surat "Hal ataa"
Dialah mahkota yang lebih cemerlang
daripada sinar mentari di waktu Dhuha
Dialah sang pemberani yang berkat pertolongan Allah
mampu menyingkirkan segala kebatilan dan kezhaliman
dengan pedangnya

Rumahnya adalah gubuk dan harta kekayaannya
adalah pedang yang selalu disandangnya
Namun dalam keluarga Fathimah
tumbuh dua generasi cemerlang hasil didikan dirinya
Yakni kedua anaknya
sang pemimpin para mujahid dan sang perekat persatuan umat


Fathimah adalah figur contoh bagi para ibu
dan teladan dalam segala kemuliaan hidup 
Hasanlah yang mengembalikan persatuan umat
setelah sebelumnya mengalami perpecahan
Hasan pernah menyingkir dari kekhalifahan
dan hanya menjadi imam bagi pengikutnya
Sedang Husein termasuk orang-orang yang shalih dan mulia
yang sangat bersih dan murah hati tabiatnya


*Syair  ini dilantunkan oleh penyair Pakistan, Dr. Muhammad Iqbal (Dalam buku "Wanita Teladan")

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REBORN..

Jangan Pernah Lakukan, dan Kau Pasti akan Menang!

ANDINI (episode 1)