-Malam Itu Tak Bercahaya Namun Lebih Terang-

"Pernahkah Kau Berjalan dalam Sebuah Keramaian kala gelap, Namun Kau Merasa Seakan-akan Justru Tak Ada Satu pun Keramaian Terdengar di Sekelilingmu, Kawan?"


Perjuangan merupakan suatu hal yang tak bisa kau hindari di kehidupan ini
Hidup akan mengajarkan bagaimana kau memainkan peranmu di pangggung laga yang Maha Dahsyat ini, kawan..
Kau akan dipaksa belajar bagaimana cara menangis saat kau usai tertawa hebat.
Saat panggung usai, kau akan menerima peran baru dengan adegan yang berbeda.
Semakin kau ahli dalam suatu peran, kau akan semakin dipercaya, bahwa kau hebat di panggung laga.
Hingga akhirnya kau akan dihadapkan dengan peran-peran yang justru semakin menantang.


Namun, tau kah kau kawan?
Di balik panggung megah nan indah itu..

Di balik gaun super mewah nan anggun
Dan peran yang begitu mempesona
Adakah kalian pernah bertanya mengapa ia mampu tampak demikian?


Untuk mampu tampil di panggung megah itu..
Ia harus tertatih berlatih
Bahkan terkadang ia tak mampu lagi bedakan
Apakah diluar sana sedang terang pertanda sinar itu datang bersama fajar
Ataukah matahari itu tepat sudah di ubun-ubun tanda sang surya berada dipuncaknya
Atau bahkan sang fajar mulai berganti tugas dengan sang rembulan, pertanda malam telah datang.


Dan untuk gaun super mewah nan anggun itu
Beerbalut ditubuhnya, bukan semata-mata karena ia ingin tampil cantik.
Bukan juga agar ia mendapati pujian dari sang penikmat keindahan
Namun, ia harus gunakan itu, karena itu lah tuntutan peran yang harus dipenuhinya, meski terkadang ia tak tersadarkan, bahwa ia lah Sang Primadona


Suatu waktu..
Sang Primadona itu pun mulai dipenuhi dengan tuntutan laga nya
Ia tak lagi hanya lihai disatu panggung, namun kini panggung ternama lainnya pun harus ia jalani.
Bukan untuk materi semata, namun ia hanya ingin menginspirasi banyak khalayak melalui adegan terbaik persembahannya.


Mereka semakin tak mau tahu apa yang dirasakannya
Meski ia kini telah letih, setiap panggung menuntut kehadirannya
Andaikan raganya bisa dibagi, pasti ia akan melakukannya
Namun, kawan, profesionalitas menuntut karyanya tanpa mampu menerima alasan dari pribadinya


Penonton di bawah panggung megah itu tidak pernah mau tau alasan penampilan buruk nya
Yang mereka tau, mereka telah korbankan waktu mereka untuk datang, dan ia harus berikan penampilan terbaiknya!!


Jika kau terjatuh ketika lelah, mereka akan bersorak untuk sebuah kekecewaan
Dan peristiwa itu akan lebih lama terkenang dan di bicarakan, dibanding dengan indah penampilannya di waktu lalu
Begitulah hukum alam mendewasakanmu!!


Malam ternyata lebih indah tanpa sinar terangnya
Tenang dalam redupan bulan yang tampak sabit
Semilir dalam hebusan angin yang menyusupi diri
Ramai, gemuruh namun terasa sepi
Berjalan menyusuri panjangnya jalan itu
Ternyata mampu membantu mu untuk berpikir dan kembali bangkit


Tuhan tak pernah seegois dirimu
Ia mau mendengarkan pinta, untuk kemudian dijadikan pertimbangan untuk diwujudkan-Nya
Kau hanya diminta untuk berjalan dan raih yang sudah menjadi bagian atas usahamu
Namun, sudah maksimalkah usahamu?


Kini kau harus mau bangkit
Pastikan panggung mana yang akan menjadi tempat kau berlaga
Tempat mana yang akan kau jadikan sebagai tempat beraksi
Dan kau akan menari serta menginspirasi
Melalui senyum hingga tangis, di peran terbaik mu.
Kala yang lain sudah mulai lelah dan menyerah, 
Namun, kau akan tetap gagah berdiri tanpa keluh dan peluh.



Komentar

  1. Selamat menikmati peran2 terbaikmu, kawan :)

    se-hebat apapun Sang Primadona ia tak mampu cantik sendiri..:)
    ada orang2 belakang layar yang membuatnya mempesona di atas panggung...
    yang berkata "semoga, Allah memudahkanmu" lalu tersnyum sehabis mempersiapkan gaunmu..

    atau para pemeran lain, yang apa pun posisinya memiliki pengaruh pada sempurna hasil akhir :)
    sebuah pertunjukan terbaik.

    pok..pok..
    ayo primadona :)
    peran2 selanjutnya kan membuat kita semakin tangguh..semakin dewasa.YEAH !:D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

REBORN..

Jangan Pernah Lakukan, dan Kau Pasti akan Menang!

ANDINI (episode 1)